skip to Main Content
0541-765175 Fastkhair@gmail.com

Sosok Semangat Kemerdekaan, dari Bumi Etam di Pelatihan “SAGUSABU” Tahap II

Sumber: Facebook P4TK, Pkn & IPS | Fotografer : Santoso

Sekolahfastkhair.sch.id – Sering kali kita mendengar kalimat “Mencerdaskan kehidupan bangsa”, yang merupakan salah satu kalimat bagian dari pembukaan UUD 1945, sebagai langkah semangat juang yang ditanamkan untuk para putra-putri indonesia, guna menumbuhkan semangat kemajuan pendidikan untuk menunjang pembangunan nasional dari era dulu hingga sekarang.

Hal ini telah menjadi acuan dan titik tumpu didalam hati para guru indonesia saat ini, karena dari para gurulah benih-benih para putra-putri indonesia kedepannya dapat tumbuh berkualitas untuk menunjang kemajuan Indonesia yang lebih baik.Hal tersebut diekspresikan pada gerakan Diklat Kepenulisan “Satu Guru Satu Buku (SAGUSABU) Tahap II” yang berlangsung tepatnya di gedung P4TK Pkn dan IPS,Kota Batu, Jawa Timur pada 13 – 16 Agustus kemarin.

Gerakan ini dikelola oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPTK) Pkn dan IPS dibawah arahan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, bertujuan untuk melakukan pengembangan dan peningkatan kompetensi terhadap guru-guru mata pelajaran Pkn dan IPS.

Sumber: Facebook P4TK, Pkn & IPS | Fotografer : Santoso

Kegiatan gerakan SAGUSABU yang diikuti 110 peserta dari berbagai kalangan Guru dari seluruh penjuru indonesia ini menjadikan suatu ajang berkesan dalam mengapresiasi para peserta didik, yang dimana dalam acara kegiatan yang berlangsung terdapat sesi penobatan salah satu peserta terbaik di kalangan guru-guru.

Dalam sesi tersebut, beberapa guru dinobatkan menjadi salah satu peserta terbaik yang dinilai berdasarkan buku yang mereka tulis dalam pelatihan tersebut. Dari buku yang mereka tulis itulah menjadikan suatu cerminan, bahwa semangat juang mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tertanam di hati mereka, layaknya semangat kemerdekaan para pahlawan dahulu ketika memperjuangkan indonesia agar bebas dari penjajahan dan pembodohan.

Suyono, S.E Guru & Wali Kelas SD Fastabiqul Khairat Samarinda

Pada kegiatan SAGUSABU yang berakhir tepat sehari sebelum hari kemerdekaan, memberikan kesan manis terhadap bapak Suyono salah seorang guru dari Bumi Etam Samarinda. Ditengah kesibukannya menjadi guru dan wali kelas di SD FASTABIQUL KHAIRAT, Suyono menyempatkan diri untuk mengembangkan hobi menulisnya di kegiatan SAGUSABU dan berhasil mengantarkanya menjadi salah satu Peserta Terbaik. Melalui buku nya yang berjudul “MENJEMPUT SURGA DI PINTU KELAS” Suyono menyampaikan kepada para pembaca mengenai pengalaman seorang anak dari hiruk pikuk kehidupan, keluhan-keluhan mereka terhadap orang dewasa dan harapan mereka terhadap dunianya yang tidak adil bagi mereka.

Buku Kisah Nyata Inspiratif : Menjemput Surga di Pintu Kelas

Buku “MENJEMPUT SURGA DI PINTU KELAS” yang ditulis Suyono memiliki banyak kisah memikat serta menyentuh yang niscaya menjadi nutrisi inspirasi, karena memberikan wawasan berharga bagi para  pembacanya. Sosok Suyono patut menjadi inspiratif bagi kita semua, bahwa di era saat ini masih ada para guru yang memiliki semangat kemerdekaan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa yang dituangkan dengan cara menulis buku. (prs/FSTKHR)

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top